Ringkasan kinerja Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sumatera Selatan untuk periode Triwulan III Tahun 2026 disajikan dalam kerangka pencapaian tujuan perangkat daerah, yaitu meningkatnya kapasitas fiskal daerah. Indikator tujuan tersebut adalah Indeks Kapasitas Fiskal Daerah, yang pada triwulan ini tercatat sebesar 2,844 indeks.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Badan Pendapatan Daerah menetapkan sejumlah indikator kinerja sasaran strategis (IKSS). Pada aspek mobilisasi pendapatan, IKSS 1 Revenue Mobilization mencapai 32,72%. Pada aspek kemandirian fiskal, IKSS 2 tercatat sebesar 0,579 indeks. Pada aspek pertumbuhan, IKSS 3 Pertumbuhan Pendapatan berada pada angka (8,297%), yang berarti pendapatan mengalami pertumbuhan negatif dan menjadi satu-satunya indikator yang berada di bawah nol pada periode ini.
Pada aspek kontribusi dan realisasi, IKSS 4 Rasio Pajak Daerah terhadap PDRB tercatat sebesar 1,313%. IKSS 5 Kontribusi PAD terhadap Pendapatan Daerah mencapai 57,547%, sedangkan IKSS 6 Realisasi PAD mencapai 67,282%, yang merupakan capaian persentase tertinggi di antara seluruh indikator. Selanjutnya, IKSS 7 Kontribusi PAD terhadap PDRB Non Migas tercatat sebesar 0,984%, dan IKSS 7 Kontribusi PAD terhadap PDRB PKPD menunjukkan rasio sebesar 2,980.
Grafik Revenue Mobilization melengkapi ringkasan ini dengan menggambarkan hubungan antara target PAD pada APBD Induk (sumbu vertikal) dan realisasi PAD (sumbu horizontal). Garis normal dengan nilai RM = 0 menjadi acuan, sedangkan titik keseimbangan menandai perpotongan antara garis normal dan kurva realisasi. Realisasi Triwulan III dalam grafik ini bernilai RM = 32,718, sejalan dengan capaian IKSS 1.
Dalam upaya meningkatkan kapasitas fiskal daerah, strategi yang ditempuh meliputi:
- Pendataan dan validasi data;
- Kegiatan SIGUNTANG MENYAPA dan SAMSAT MENYAPA;
- Intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah;
- Optimalisasi PAD (OPAD);
- Sinergi dan kolaborasi opsen PKB dan opsen BBN-KB;
- Program Pemutihan PKB pada tanggal 1 sampai 31 Oktober 2026.
- Seluruh upaya tersebut bermuara pada harapan agar ruang kapasitas fiskal semakin meningkat demi kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan.